Peran Konten Media dalam Gereja dan Implikasinya bagi Anak Muda di Gereja Sidang Jemaat Allah Jawa Barat
Kata Kunci:
Konten Media Gereja, Generasi Z, Pelayanan Digital, Keterlibatan Jemaat, Pertumbuhan SpiritualAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran konten media dalam pelayanan gereja serta implikasinya bagi keterlibatan dan pertumbuhan spiritual Generasi Z di Gereja Sidang Jemaat Allah Jawa Barat. Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi generasi muda, sehingga gereja dituntut menghadirkan strategi pelayanan yang kontekstual dan relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pemimpin pelayanan media, gembala jemaat, dan anggota Generasi Z yang aktif dalam kegiatan gereja. Data dianalisis secara tematik melalui proses reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten media gereja yang kreatif, interaktif, dan berbasis nilai teologis berperan signifikan dalam meningkatkan partisipasi ibadah, keterlibatan komunitas, serta pemahaman rohani Generasi Z. Platform digital seperti media sosial dan siaran langsung ibadah menjadi sarana efektif untuk membangun kedekatan emosional dan identitas komunitas. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi konsistensi produksi konten, literasi digital tim pelayanan, dan keseimbangan antara interaksi virtual dan persekutuan fisik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi konten media yang terintegrasi dengan visi teologis gereja dapat menjadi strategi pelayanan yang efektif dalam menjangkau dan membina Generasi Z secara holistik.
Referensi
Aaker A. David Building Strong Brands, The Free Press, 1996
Asosiasi Penyelanggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024
Campbell A Heidi, Digital Religion Understanding Religious Practice in New Media Worlds, Routledge 2013.
HenryJenkins, Sam Ford, & Joshua GreenSpreadable Media: Creating Value and Meaning in a Networked Culture, 2013.
Joshua & Sam Ford, HenryJenkins Green Spreadable Media,Creating Value and Meaning in a Networked Culture 2013.
K. D. Davis & Baran, S. J , Mass communication theory: Foundations, ferment, and future, Cengage Learning,2015.
Quentin J. Schultze, Communicating for Life: Christian Stewardship in Community and Media Grand Rapids: Baker Academic, 2000.
Rheigold Howard The Virtual Community: Homesteading on the Electronic Frontier,Addison-Wesley 1993.
Simon Kemp, DIGITAL INDONESIA 2023
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dr. Yandry Kopitoy Manopppo, S.E., M.Th. (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.